Heycometomyworld’s Weblog

Just another WordPress.com weblog

Waduh Alergi Sperma, Gawat! December 8, 2009

Filed under: Sex — heycometomyworld @ 4:24 pm
Tags:

Pernahkah Anda dengar, seorang perempuan alergi dengan sperma sang suami sehingga menghalanginya untuk menikmati madunya cinta?

Ini bukanlah isapan jempol. Mungkin suatu ketika kita dengar pengantin wanita sepulang dari bulan madu malah mengalami diare, mata bengkak dan pembengkakan di perbatasan rektum dan sulit bernapas. Tebaklah. Ya, pengantin wanita yang malang ini mengalami alergi terhadap cairan semen sang suami.

Kondisi ini kerap disebut sebagai seminal plasma hypersensitivity atau hipersensitivitas cairan semen karena reaksi alergi ini dibawa oleh cairan sperma, bukan spermanya itu sendiri. Antara 20.000 hingga 40.000 perempuan di Amerika Serikat mengalami alergi semacam ini, setidaknya menurut Dr. Jonathan Bernstein dari University of Cincinnati. Penyebabnya masih diteliti, sejauh ini belum diketahui apakah perempuan yang mengalami alergi cairan sperma akan mengalami hal yang sama dengan semua laki-laki atau tidak.

Alergi cairan sperma bisa terjadi pada perempuan yang pertama kali melakukan senggama, namun juga bisa terjadi pada pada perempuan yang berulangkali melakukan seks dengan laki-laki yang sama untuk jangka waktu lama, kata Dr. David Resnick, direktur dari New York-Presbyterian Hospital.

Reaksi alergi ini dapat terjadi menyusul ketiadaan seks untuk jangka waktu tertentu, misalnya memulai lagi melakukan seks setelah masa nifas persalinan.

Karena hipersensitivitas terhadap cairan semen ini kurang umum, kerapkali hal ini dikelirukan dengan kondisi kesehatan vagina yang lain, bahkan ada yang menyangka sebagai gejala penyakit menular seksual. Kadang-kadang hal ini juga dapat menimbulkan konsekuensi serius. Pasien yang mendambakan anak dapat menggunakan teknik reproduksi buatan yang mencuci bersih sperma dari cairannya. Perempuan tersebut kemudian dibuahi dengan inseminasi buatan.

Terapi untuk alergi cairan sperma bervariasi, mulai dari pemakaian kondom, hingga penggunaan serangkaian injeksi untuk mengisolasi protein dari semen laki-laki. Tanyakan hal ini pada dokter kandungan dan kebidanan anda ya! (www.hidupgaya.com)

Advertisements
 

Rahasia Seks Hebat Seleb Dunia July 16, 2009

Filed under: Sex — heycometomyworld @ 6:13 am

Mengapa para selebritas dunia itu senantiasa tampil cantik dengan wajah bersinar di karpet merah? Salah satunya karena mereka memiliki kehidupan seks yang hebat. The Sun mengompilasi kesaksian sejumlah seleb mengenai kehidupan membara mereka di tempat tidur. Ini dia rahasianya:

1. Beyonce mengaku menggunakan busana yang luar biasa seksi untuk memikat suaminya Jay-Z. Busana seksi dengan bokong mantap ala Beyonce konon tak pernah gagal menyeret sang suami berlama-lama di peraduan. “Kurasa setiap perempuan harus punya busana yang seksi. Jika belum punya, segera miliki paling tidak satu saja, misalnya busana hitam yang seksi,” saran Beyonce.

2.  Kate Beckinsale memanfaatkan koneksi internet supercepat untuk melakukan pertunjukan sensual bagi pasangannya, Len Wiseman. “Saat berjauhan, kami menggunakan fasilitas webcam untuk melakukan hal intim. Len memberikan perintah, mulai busana yang kupakai, atau bahkan tak memakai apapun,” ujar Kate.

3. Eva Longoria memilih menggunakan gaya bahasa Perancis untuk ‘memanaskan’ sang suami, Tony Parker. “Aku belajar bahasa Perancis, jadi kami bisa mengatakan hal-hal seksi dan agak jorok dalam bahasa itu saat bercinta,” kata Eva.

4. Nah, Jessica Simpson memilih bermain ‘keras’ saat berhubungan intim. “Aku jual mahal. Jika beberapa hari Anda tak melakukan seks, maka semakin baik. Sekali bercinta efeknya bakal luar biasa,” papar Jess.

5. Britney Spears, suka mendominasi pasangan. “Aku ini tomboi. Jadi aku akan bersikap sebagai laki-laki dalam sebuah hubungan, termasuk urusan tempat tidur,” ujar dia. Waduh.

6. Teri Hatcher menyarankan menggunakan alat bantu seks yang bisa memanaskan acara bercinta.

7. Si seksi Christina Aguilera menyatakan percaya diri merupakan hal utama saat bercinta. Dia tak segan mengekspresikannya dengan cara yang tidak biasa. Seperti apa ya?

8. Dita Von Teese menghibur pasangannya Marilyn Manson dengan mengenakan berbagai jenis stoking berbeda setiap harinya. “Jika Anda mengenakan  garter belt dan stoking yang tepat, maka segalanya akan beres,” kata Dita. (www.wartaone.com)

 

Jarang Sarapan Cenderung Lakukan Seks Dini, Waduh! July 7, 2009

Filed under: Sex — heycometomyworld @ 9:23 am

Anda percaya nggak, kalau sarapan ada hubungannya dengan perilaku seks? Menurut penelitian nih, remaja yang kerap mengabaikan sarapan cenderung berhubungan seks pada usia lebih dini. Waduh, apa hubungannya tuh?

Berdasarkan studi yang melibatkan 3.000 partisipan laki-laki dan perempuan usia 16-49 tahun, diketahui bahwa mereka yang tidak rutin sarapan saat usia belasan mengaku telah berhubungan seks pada usia rata-rata 17,5 tahun, dibanding rata-rata usia umum 19 tahun. Adapun partisipan yang rutin sarapan, rata- rata melakukan hubungan seksual pertama kali pada usia 19,4 tahun.

Studi tersebut bertujuan mencari jalan paling tepat mencegah kehamilan tidak diinginkan. Kesimpulannya, kehidupan rumah yang stabil mengurangi risiko seks dini. Kepala asosiasi KB Jepang, Kunio Kitamura mengungkapkan, jika anak-anak merasa tidak nyaman dengan lingkungan keluarganya, mereka akan cenderung bergaul di luar.

“Orang yang tidak bahagia dengan orangtuanya (misalnya yang tidak menyediakan sarapan) mungkin cenderung mencari pelampiasan rasa frustrasinya dengan cara jajan’ di luar,” ungkap pria yang mengepalai studi tersebut. Sebagai tambahan, ujar dia, remaja yang memulai hubungan seks lebih awal cenderung melewatkan sarapan karena mereka telat pulang ke rumah.

Lebih lanjut Kitamura mengingatkan, fakta bahwa seseorang tidak dapat menyantap sarapannya mungkin menunjukkan ada sesuatu yang tidak beres dalam lingkungan keluarganya. “Jadi, sebelum menyalahkan perilaku individu yang melakukan seks usia dini, ada baiknya melihat dulu kondisi dan latar belakang keluarganya,” ujar dia.

Jepang merupakan salah satu negara dengan angka kelahiran terendah. Kaum mudanya banyak yang menunda untuk berkeluarga dan memilih mengembangkan karier dan gaya hidup. Survei tersebut juga mendapati hampir 40 persen pasangan menikah tidak berhubungan seks lebih dari sebulan. Alasannya, mereka terlalu sibuk bekerja dan bahwa seks itu menyakitkan.

 

Women Sex Secrets, Now Revealed! June 29, 2008

Filed under: Sex — heycometomyworld @ 9:36 am

Ada sejumlah hal yang tidak diketahui laki-laki mengenai apa sebenarnya yang diinginkan perempuan di atas tempat tidur. Tentu ini bukan karena para laki-laki tidak peduli, tapi lebih karena pria tak menangkap yang dimaksud pasangan, sementara si pasangan terlalu malu untuk mengatakannya. Meski setiap perempuan memiliki persepsi berbeda terhadap hal apapun, namun tetap ada beberapa hal yang semua perempuan setuju, khususnya mengenai seks.

 

Pasangan yang rajin berkomunikasi satu sama lain, khususnya menyangkut kehidupan di atas tempat tidur umumnya memiliki kualitas hubungan seksual yang lebih baik. Untuk itulah Anda harus intar-pintar menggali informasi dari pasangan, apa yang diinginkannya, apa yang tidak.

 

Terlalu malu untuk memulainya? Ada lima ‘bocoran’ yang bisa dijadikan panduan untuk mulai ‘memahaminya’ dari sudut pandang seks.  Mungkin sebagian rahasia ini cukup mengagetkan, tapi setidaknya itulah   menurut askmen.com. Hasilnya antara lain sebagai berikut:

 

  1. Perempuan suka seks saat haid

Umumnya fakta ini benar, namun ada hal yang harus Anda tahu. Saat haid, perempuan menjadi lebih mudah ‘basah’ bahkan saat Anda ‘belum apa-apa’. Yang harus diingat, sebelum dan sesudah melakukannya, mandilah dan bersihkan organ intim dengan benar. Masalah lain yang mungkin akan muncul adalah kekeringan vagina. Ya, kering dan basah bisa terjadi pada waktu yang hampir bersamaan.  Jika dia menggunakan tampon, mungkin ada sedikit yang ‘mengganjal’ setelah tampon itu diambil untuk aktivitas seks. Jika terjadi kekeringan pada vagina, siapkan lubrikan untuk membuat segalanya berjalan lancar. Saat haid, perempuan akan lebih mudah terangsang, namun seks saat vagina kering adalah menyakitkan dan sama sekali tidak menyenangkan. Jadi laki-laki hendaknya tidak memaksa melakukan penetrasi lebih jauh untuk waktu yang lama. Namun bonusnya, meski menyakitkan, perempuan jarang sekali ‘komplain’ saat melakukan seks ketika haid, sekali lagi berterima kasihlah kepada hormon.

 

  1. Perempuan tak suka seks terlalu lama

Memangnya perempuan semacam mesin seks yang siap panas kapan saja saat laki-laki membutuhkan? Tidak. Begitu pula seks lama yang melelahkan dan menyakitkan tidak ada dalam kamus mereka.  Sebagai laki-laki, bersikaplah lembut saat sesi bercinta, bukan seperti mesin atau robot yang langsung panas begitu program dijalankan.

 

Perempuan Bisa Ejakulasi, Mitos atau Fakta? June 28, 2008

Filed under: Sex — heycometomyworld @ 3:22 pm

Sejak lama kita dikaburkan antara fakta atau sekadar mitos mengenai orgasme pada perempuan. Sekarang ini kepuasan perempuan banyak dikaji, tak heran jika para suami ingin membahagiakan pasangannya saat mencapai puncak bercinta, alias orgasme.

 

Banyak cara dilakukan laki-laki agar si wanita puas, beberapa di antaranya bahkan berusaha terlalu keras. Padahal jika laki-laki memahami, tak usah berusaha sekuat tenaga memuaskan pasangannya.

 

Kenapa para pria ini ‘ngotot’ ingin memuaskan pasangan? Semuanya tak lepas dari yang namanya mitos, yang dipercaya turun temurun sejak dahulu kala. Padahal belum tentu benar adanya. Nah, biar nggak salah lagi, mari kita cek mana yang benar, mana yang sekadar mitos yang menjerumuskan Anda. Pakar askmen.com menjelaskannya sebagai berikut:

 

1. Semua perempuan menginginkan orgasme G-spot

Hanya isapan jempol. Mungkin banyak perempuan ingin merasakan orgasme G-spot, siapa tahu, namun sebagian lain tidak menganggap penting hal ini. Bagi perempuan yang beruntung, dalam arti G-spotnya mendapat rangsangan, kesenangan seperti ini tak bisa dijabarkan kalau tak mau dibilang tidak menyenangkan. Rasanya seperti ingin berkemih (kencing) secepatnya, dan hal ini sungguh tidak lucu.  Bahkan, untuk sejumlah kasus, orgasme G-spot bisa menyakitkan dan sama sekali tidak sexy seperti yang ditunjukkan di film biru itu. Intinya, tak semua perempuan menyukai rangsangan G-spot, walaupun sebagian lain mungkin amat menggilai hal satu ini.

 2. Perempuan butuh mitra yang ahli agar orgasme

 

Sebagian laki-laki gemar memuji diri sendiri mengenai kemampuannya untuk membuat perempuan orgasme (dan keahlian Anda benar-benar dihargai), namun tanggung jawab untuk orgasme atau tidak sepenuhnya bergantung pada si perempuan. Sangat normal jika perempuan  mengalami kesulitan mencapai vaginal orgasm, untuk itulah Tuhan menciptakan klitoris. Artinya: Perempuan tetap dapat mencapai orgasme luar biasa bahkan jika pasangannya belum terlatih sama sekali dengan pengetahuan amat terbatas. Usaha laki-laki memang berguna sih, namun jika perempuan gagal orgasme tak ada yang bisa disalahkan selain diri mereka sendiri.  Kadangk ala perempuan juga merasa kelelahan sehingga gagal orgasme. Tak usah cemas, ini normal kok.

 

3. Perempuan butuh orgasme untuk dinikmati sendiri

 

Uh, sebuah mitos yang sayangnya banyak dipercaya orang sejak dahulu kala. Seks akan terasa menyenangkan, apakah mencapai orgasme atau tidak, itu bukan masalah bagi sebagian perempuan. Jika seks digabungkan dengan keintiman dan membuahkan orgasme hebat, itu bonus. Percayakah bahwa orgasme atau klimaks bukan harga mati? Saya sih percaya. sejumlah perempuan mengaku memilih acara foreplay (pemanasan sebelum acara inti) ketimbang seks yang sebenarnya dan orgasme. Kenapa? Karena kadang ciuman, pelukan dan perhatian lebih memuaskan ketimbang apapun yang terlihat  di film biru. Jika hal ini dikombinasikan dengan kasih sayang bersama penetrasi yang tidak terburu-buru, sebagian besar perempuan akan merasa ‘sempurna’ begitu sesi bercinta usai.

 

4. Vaginal orgasm lebih baik dibanding clitoral orgasm

 

Mirip dengan pengandaian pilih apel atau  jeruk, padahal Anda suka keduanya. Intinya, baik orgasme vaginal maupun klitoris sama-sama menyenangkan dan memuaskan. Banyak yang memitoskan kenikmatan orgasme vaginal, bahkan cenderung melebih-lebih. Padahal menurut survey hanya 30% perempuan pernah merasakan merasakan orgasme vaginal dan 30% lainnya tidak pernah mengalaminya. Ini artinya Anda berpeluang untuk mendapatkannya atau tidak  sama sekali. Nah, konon perempuan lebih suka mengalami pengalaman orgasme via klitoris. Clitoral orgasm sangat hebat dan  tidak ada alasan  untuk mengasihani perempuan yang tidak mengalami rangsangan melalui vagina.

 

5. Perempuan tidak ejakulasi

 

Siapa saja masih percaya bahwa ejakulasi hanya milik laki-laki. Benarkah begitu?  Perempuan bisa ejakulasi, tentu saja.  Sebagian bahkan melakukannya dengan bertenaga dan lebih ber volume dibanding laki-laki. Memang hal ini pengetahuan relatif baru di komunitas ilmuwan, jadi penelitian masih harus dilakukan untuk mendukung klaim tersebut. Kita tahu bahwa perempuan ejakulasi melalui uretra, seperti laki-laki. Ejakulasi perempuan mengandung substansi yang sama dengan yang diejakulasikan laki-laki, dan materi ini diproduksi pada ‘prostat perempuan’ sebuah organ yang sangat serupa dengan prostat laki-laki, meski dalam ukuran lebih kecil.  Perempuan tampaknya mengalami ejakulasi karena rangsangan langsung di G-spot (sejumlah ilmuwan meyakini G-spot ini sebenarnya rongga uretra), namun sayangnya tidak semua perempuan dapat mengalami ejakulasi. Jadi kalau pada akhirnya perempuan tidak ‘melenguh’ saat seks berakhir, jangan mengira mereka tidak menikmati seks. Cobalah lain kali.

 

Mengapa Perempuan Sangat Bergairah Saat Ovulasi? Ini Jawabnya…

Filed under: Sex — heycometomyworld @ 3:16 pm

Sudah terbukti secara ilmiah bahwa hasrat seksual perempuan meningkat tajam selama dan setelah ovulasi.  Artikel ini akan menggambarkan kapan saat terbaik untuk bercinta dan bagaimana laki-laki dapat mengeksplorasi saat-saat berharga ini.

 

Apa sih menstruasi? Haid, yang ditandai dengan keluarnya darah, kadang-kadang dalam jumlah banyak, merupakan hasil perubahan hormone dalam tiga minggu sebagai persiapan reproduksi. Perubahan hormone ini berdampak pada wanita dengan berbagai cara, tapi intinya memengaruhi libido mereka, menjadi lebih baik atau  lebih buruk.

 

Kapan saat terbaik untuk bercinta? Jelas selama ovulasi, saat itu perempuan dalam kondisi paling subur. Apa sih ovulasi? Ini sebuah proses dimana telur yang telah matang menuju uterus (rahim), siap untuk pembuahan . Saat telur siap dibuahi, tubuh perempuan mengirim libidonya memuncak. Inilah saat  berharga sebulan sekali perempuan mendapati masa subur dan siap dibuahi. Hormon yang diproduksi pada masa ini yang membuatnya lebih peka di semua indera, khususnya penciuman dan perabaan.

 

Jadi jika seseorang melakukan hubungan semalam, tanpa direncanakan, tapi kemudian hamil, mungkin seks yang dilakukan tepat pada masa subur. Ovulasi adalah alarm jelas yang mengisyaratkan inilah masanya pembuahan. Jadi jangan heran kalau perempuan pada masa itu tidak segan untuk meminta para pasangan  hormon.

 

Kapan ovulasi terjadi? Karena setiap perempuan memiliki siklus haid yang sedikit berbeda, beberapa perempuan siklusnya 20 hari dan lainnya 60 hari, bukan pekerjaan mudah untuk menentukan kapan tepatnya hari ovulasi tiba.  Tapi yang jelas adalah 14-16 hari sebelum  hari pertama saat haid, bukannya 14-16 hari setelah haid (kecuali kalau perempuan memiliki siklus 28 hari).

 

Apa yang ada di kepala perempuan saat ovulasi? Pada masa inilah perempuan merasa ‘lapar’ terhadap seks. Gairah ini terasa meningkat tajam. Bahkan hanya mencium aroma tubuh pasangan dapat membuatnya terangsang hebat.

 

Perempuan yang sedang berovulasi merasa jauh lebih sexy dan lebih menarik, sehingga tidak mengherankan pada saat seperti ini kepercayaan dirinya kuat sekali. Mungkin saat ovulasi tiba Anda akan menyukai pakaian dalam sexy dan sepatu hak tinggi. Sesekali bahkan menggoda lawan jenis.

 

Menurut sebuah penelitian, perempuan lebih mudah selingkuh saat ovulasi. Namun hal ini tentu juga dipengaruhi fakto lain, seperti kualitas hubungan dan jalinan kepercayaan dengan pasangan.

 

Namun adakalanya gairah seks saat ovulasi terhalang saat peremuan mengonsumsi pil pengontrol kesuburan alias pil KB.  Pil KB bersifat mengendalikan ovulasi, demikian juga dengan hasrat seksualnya. Jika rencana menunda kehamilan tidak ingin mengganggu gairah seks, pertimbangkan untuk mencari alat pengontrol kehamilan lain, seperti kondom atau IUD. Bicarakan hal ini dengan dokter Anda.

 

Antara Puas atau Nikmat Bercinta, Pilih Mana?

Filed under: Sex — heycometomyworld @ 3:14 pm

Kenikmatan dan kepuasan seks seringkali dianggap sama bagi sebagian orang. Padahal sebenarnya, dua hal tersebut memiliki arti yang berbeda.  Kepuasan seks itu wajib dimiliki laki-laki dan perempuan, karena keduanya sama-sama berhak merasakanya. Sikap pura-pura orgasme sangatlah merugikan, sementara kepuasan sejati tidak didapatkan selama berhubungan seks dengan pasangan.Sementara, faking orgasm alias orgasme palsu atau pura-pura orgasme, seringkali dilakukan oleh banyak orang demi menyenangkan pasangan semata. Padahal, orgasme palsu gampang sekali terbaca.

Orang yang mengalami orgasme gampang dikenali, antara lain badan mengejang selama beberapa detik dan mengeluarkan ‘suara-suara erotis atau erangan’ yang jauh dari kesan pura-pura.

Tanda-tanda lain perempuan mencapai kepuasan adalah payudara mengeras, lubrikasi di organ genital, vagina berwarna merah kebiru-biruan akibat rangsangan dari pasangan. Dan untuk mencapai kepuasan maksimal, maka pemanasan adalah salah satu sarana untuk menuntun perempuan mencapai orgasme.

Jadi apa bedanya kenikmatan dan kepuasan seks? Kepuasan seks melibatkan dua orang yang saling ‘bekerja sama’. Berbeda dengan kenikmatan. Dengan masturbasi orang mendapat kenikmatan, namun belum tentu mencapai kepuasan. Jika hanya ingin orgasme saja bisa dilakukan sendiri lewat alat bantu atau menggunakan ketrampilan tangan dan bisa dilakukan sendiri. Namun belum tentu salah satu pasangan puas.

Kenikmatan (pleasure) dan kepuasan (satisfaction) adalah dua hal yang beda. Jika seseorang mencapai kepuasan, sudah pasti dia mengalami kenikmatan, namun tidak bisa berlaku sebaliknya.

Untuk mencapai kepuasan, banyak faktor psikologis terlibat. Tidak hanya kenikmatan yang dikelola, namun juga kualitas hidup, termasuk mengelola organ genital. Sebuah penelitian di AS pada 2004 menyatakan bahwa kehidupan seks yang memuaskan membuat seseorang lebih percaya diri dan optimis menghadapi hidup.

Jika seseorang kehidupan seksualnya bermasalah, sekitar 90% aspek psikologisnya terganggu, namun tidak berlaku sebaliknya. Dan kebanyakan, masalah yang dihadapi oleh pasangan adalah berkaitan dengan tiga hal, yaitu keuangan, keluarga inti dan keluarga besar, serta masalah seksual.

Misalkan jika ada seorang laki-laki yang mengeluhkan sakit kepala berat, migrain, namun ternyata dokter tidak menemukan penyakitnya. Dan setelah disarankan untuk mendatangi psikolog, laki-laki tersebut diketahui mengalami masalah seksual dengan pasangannya. Saat masalah seksual ini teratasi, berbagai keluhan sakit itu pun lambat laun juga menghilang.

Biasanya, seorang yang bermasalah dengan kehidupan seksualnya dikarenakan ia mengabaikan kebutuhan seksual pasangannya. Padahal, perempuan juga butuh dipuaskan. Sementara si perempuan enggan ‘menuntut’ pasangan laki-lakinya untuk memuaskannya, dengan dalih kasihan karena sudah bekerja keras seharian.

Solusinya? Komunikasi secara terbuka antar pribadi dalam pasangan tersebut memegang peranan penting dan tentunya dilakukan dalam kondisi yang memungkinkan untuk bicara. Faking orgasm tidak akan berhasil. Jika berlarut-larut dan dibiarkan malah akan membahayakan hubungan pasangan itu sendiri. Pilihannya, sepenuhnya terserah Anda!