Heycometomyworld’s Weblog

Just another WordPress.com weblog

Pola Makan Masyarakat Indonesia Picu Gangguan Pencernaan August 21, 2008

Filed under: Health — heycometomyworld @ 3:26 pm

Danone Activia beberapa waktu lalu meluncurkan kampanye edukasi kesehatan pencernaan bertajuk ”Tantangan 14 Hari” yang bertujuan untuk meningkatkan tingkat kesadaran konsumen Indonesia pada kebiasaan dan pola makan yang sehat dan baik bagi pencernaan. Program ini menginformasikan cara mendeteksi kesehatan pencernaan melalui penilaian kebiasaan dan pola makan yang bisa dilakukan sendiri oleh konsumen, diiringi dengan rekomendasi dari ahli gizi untuk memperbaiki kebiasaan makan tersebut bagi kesehatan pencernaan.

 

Menurut studi yang dilakukan lembaga IPSOS atas pola makan dan kesehatan pencernaan di beberapa negara Asia seperti Thailand, Vietnam, Filipina, Indonesia, India dan Pakistan, masyarakat Indonesia ternyata rentan terhadap permasalahan kesehatan yang diakibatkan oleh kurang lancarnya pencernaan. Secara reguler, 94% dari masyarakat Indonesia mengalami konstipasi, 87% mengalami perut kembung, dan 83% lainnya mengalami kedua gejala tersebut. Penyebab dari gangguan tersebut adalah pola makan yang tidak sehat, misalnya terbiasa untuk tidak sarapan, mengonsumsi makanan yang berlemak, dan kurang mengkonsumsi serat.

 

Ahli gizi Dr Fiastuti Witjaksono, menjelaskan, “Kebanyakan orang menganggap sepele masalah gangguan pencernaan. Gejala-gejala seperti konstipasi, sembelit, dan susah buang air besar seringkali dianggap mengganggu, namun tidak serius. Padahal, gejala-gejala seperti ini nantinya bisa memicu masalah yang lebih serius, misalnya kanker usus besar.”

 

Studi tersebut juga menuai fakta bahwa masalah pencernaan yang dialami kebanyakan masyarakat Indonesia disebabkan oleh pilihan makanan yang tidak seimbang.

 

Dr. Fiastuti melanjutkan, “Kesibukan sehari-hari seringkali membuat kita melupakan sarapan atau makan siang, dan menggantinya dengan cemilan ringan seperti gorengan, yang justru memicu masalah pencernaan. Sedangkan kaum wanita yang sedang menjalankan program penurunan berat badan juga seringkali beranggapan untuk mensubstitusi menu utama dengan makanan ringan. Selain tidak cukup bergizi, makanan ringan yang dipilih bisa saja menghambat pencernaan mereka. Malah membuat kondisi tubuh dan pikiran tidak nyaman.”

 

Terbukti pada studi yang dilakukan oleh IPSOS tersebut, bahwa gangguan pencernaan juga memiliki dampak fisik yaitu kurang energi, insomnia, sekaligus dampak psikis seperti perasaan tidak nyaman, pecah konsentrasi, bertemperamen buruk sampai dengan depresi sebagai salah satu dampak ekstrimnya.

 

”Kebanyakan penderita gangguan pencernaan tidak menyadari seberapa pentingnya peran kesehatan pencernaan yang baik bagi keselarasan tubuh dan pikiran mereka; secara tidak disadari gangguan fisik akibat masalah pencernaan pun bisa mempengaruhi kualitas hubungan mereka dengan orang lain… karena tubuh dan pikiran yang tidak fit tentunya akan membuat kita tidak maksimal,” Dr. Fiastuti melanjutkan.

 

Menjaga kesehatan pencernaan sendiri cukup mudah dilaksanakan, yaitu dengan melakukan tahap awal atas penilaian pola makan dan kebiasaan untuk mengukur kesehatan pencernaan terlebih dahulu, sebelum berkonsultasi dengan ahli gizi untuk merubah kebiasaan-kebiasaan yang tidak menyehatkan.

 

Selain merubah pola makan, gaya hidup sehat seperti berolah raga dan memilih jenis makanan yang membantu melancarkan pencernaan penting sebagai tahap lanjutan menuju pencernaan yang lebih baik. Salah satu solusi adalah dengan menjaga keseimbangan mikrobiologi di dalam usus dengan mengkonsumsi secara teratur produk yang mengandung probiotik khusus untuk melancarkan pencernaan.

 

Probiotik Bifidusbacterium animalis DN 173 010 yang terkandung pada yogurt Activia telah terbukti secara klinis dapat memberikan dampak menguntungkan bagi kesehatan pencernaan termasuk orang dewasa dan manula, terutama pada wanita dengan keluhan konstipasi, BAB tidak teratur, dan gangguan pencernaan lainnya, apabila dikonsumsi secara rutin selama 14 hari.

 

”Untuk dapat bekerja secara maksimal, probiotik memerlukan rentang waktu selama 14 hari di dalam pencernaan manusia. Sebagaimana layaknya program kesehatan yang lain, kebiasaan hidup sehat dan konsumsi makanan yang sehat harus terus dilakukan secara konsisten dan reguler demi mendapatkan manfaatnya dalam jangka waktu panjang,” Dr. Fiastuti mengakhiri.

 

Semua elemen program ini dihadirkan pada kampanye ”Tantangan 14 Hari”, yang akan diadakan selama bulan Juli, sebuah program yang dirancang untuk mengajak masyarakat Indonesia untuk membiasakan diri dengan gaya hidup yang lebih sehat dan bersama-sama menjaga kesehatan dengan mengkonsumsi Activia selama 14 hari untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

 

Activia pertama kali diluncurkan PT Danone Indonesia pada bulan Januari tahun ini, sebagai salah satu bentuk komitmen Danone Groupe dalam menyediakan produk konsumsi bernutrisi dengan harga terjangkau bagi Indonesia sehat.

 

Thierry Montange, Marketing Director PT Danone Indonesia menjelaskan, “Hasil riset yang kami lakukan pada konsumen Indonesia menunjukkan tingkat kesadaran yang rendah atas korelasi pencernaan dan kesehatan fisik dan psikis mereka. Dengan menyelenggarakan program ”Tantangan 14 Hari” ini, Danone Activia berharap membantu meningkatkan kesadaran konsumen Indonesia dan mengajak mereka selangkah lebih maju menuju masyarakat Indonesia yang sehat.”

 

2 Responses to “Pola Makan Masyarakat Indonesia Picu Gangguan Pencernaan”

  1. A.A. DEWI SUARYANINGSIH Says:

    SAYA MAU IKUT TANTANGAN 14HR ACTIVIA APAKAH MASIH BISA MENGIKUTI PROGRAM INI???


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s